
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) telah mengajukan TPT kepada Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan izin impor. Ternyata proses yang mesti dilalui Suzuki A-Star berjalan lancar dan kemungkinan akan dipasarkan SIM pada tahun depan.
A-Star adalah hatchback 5-pintu yang dibuat oleh Maruti-Suzuki di India. Prinsipal India menempatkan A-Star berada antara Estilo dan Splash. Kendati demikian, harganya hampir sama dengan Estilo, yaitu di kisaran 400.000 rupee, setara dengan Rp 68 juta.
Dipastikan harga seperti itu tidak akan didapat di Indonesia. Pasalnya, karena diimpor CBU, dan bukan berasal dari ASEAN, maka akan dikenakan pajak lebih besar, yaitu sekitar 40 persen. Akibatnya, seperti Karimun Estilo, di Indonesia harus dijual Rp 130.500.000. Dengan patokan ini kemungkinan, A-Star dijual di kisaran Rp 135-Rp 140 juta.
Mesin 1.000 cc
Penampilan A-Star dominan dengan lekuk bodi bulat. Untuk dimensi, A-Star paling kecil dibandingkan dengan Estilo dan Splash (di India dinamakan Ritz). Kendati demikian, lebar lebih dan rendah di bandingkan dengan Karimum. Namun, jarak sumbu rodanya sama! SIM mendaftarkan dua varian, yaitu ZXi (paling lengkap) dan VXi (standar).
A-Star menggunakan mesin KB10, berkapasitas 998 cc, sama dengan yang digunakan Estilo. Keunggulan mesin ini, torsi maksimumnya diperoleh pada putaran rendah, 90 Nm @3.000 rpm.
Mesin ini dibuat dari aluminium, saluran isap dari plastik, sistem pengapian tanpa distributor, pasokan bahan bakar melalui injeksi, dan poros DOHC tanpa rocker. Maruti-Suzuki mengklaim konsumsi bahan bakar 19 kpl.


